Thursday, December 6, 2018

Kumpulan Puisi Islami Ramadhan untuk Istri Tercinta

Memiliki seorang istri yang solekhah adalah idaman setiap pria. Seorang istri solekhah adalah istri yang selalu mencintai Allah, suami dan putra-putrinya. Rasa cinta seorang istri terhadap keluarganya diwujudkan dalam berbagai perilaku dan sikap. Ia senantiasa sabar dalam merawat putra-putrinya, juga selalu menghargai setiap hal yang dilakukan suami dan putra putrinya. Keutuhan dan kebahagiaan keluarga adalah hal yang mendasari setiap perilaku istri yang solekhah.

Puisi yang akan saya tulis di bawah ini merupakan kumpulan puisi islami tentang istri tercinta. Puisi ini saya tulis bertepatan dengan bulan ramadhan 1440 Hijriah. Silakan disimak sajian puisi hasil karya saya sendiri.



Senyum Istri tercintaku

Wahai istriku,
Engkau harus tahu
Bahwa senyummu adalah keajaiban yang diciptakan Allah
Hanya untukku, wahai istriku

Tiap kali kau tersenyum
Hatiku merasa tenang dan tenteram

Kalau sepasang mataku
Melihat senyummu
Tali kesedihan yang mengikatku
Mendadak terurai dengan sendirinya
Kau telah memberikan kebahagiaan
Hanya dengan senyummu

Senyummu adalah motivasi terbesar
Yang selalu membantuku mengatasi persoalan kehidupan

Istriku, melihat senyummu
Bagaikan meminum segelas teh hangat
Kala berbuka puasa ramadhan
Ia mengusir rasa dahaga yang menyerangku
Selama seharian

Terima kasih ya Allah
Engkau telah menjodohkan kami

Puisi Untuk Istriku Tercinta

Berbekal tekad dan niat kuat
Aku pilih engkau sebagai tambatan hatiku wahai istriku
Tak banyak kekayaan materi yang aku miliki
Juga tak banyak janji yang aku ucapkan

Aku hanya berniat dan berjanji
Untuk menjagamu dan mencintaimu
Sepanjang hayat masih di kandung badan

Aku percaya kepadamu
Kau adalah wanita yang tepat dalam hidupku
Yang memberi ketenangan batin
Keteduhan jiwa
Dan ketentraman suasana hatiku
Aku percaya engkaulah satu-satunya
Perempuan yang akan memberikan semua itu
Untukku

Istriku sayang
Lihatlah jalan yang membentang di depan sana
Jalan itu terlihat lurus

Namun kita berdua belum pernah tahu
Sepanjang apa jalan yang nanti akan kita tempuh
Dan serumit apa rintangan yang akan menghadang
Namun, kita harus melangkah
Berikhtiar dan berusaha melalui semua itu
dan menyandarkan hasilnya
Kepada Allah Azza Wa Jalla.



Terima kasih Istriku sayang

Tak terasa
Kita telah mengarungi
Biduk rumah tangga ini
Berdua, bersamamu

Gelombang yang menghantam
Juga topan badai yang membuat oleng
telah kulalui bersamamu

Ini adalah takdir kita
Wahai istriku
Aku menjadi jodohmu
Dan kau menjadi jodohku

Selama waktu berlalu
Telah banyak kekhilafan yang pernah aku lakukan
Namun kesabaranmu
Melebihi luasnya samudera yang pernah aku lihat
Ketegaranmu dalam menghadapi setiap persoalan
Bagaikan batu karang, tak goyah karena hantaman ombak
Kau adalah wanita istimewa
Yang terlahir dari rahim Ibumu
Hanya untukku
Dan anak-anak kita, sayang

Terima kasih atas kesabaran, ketegaran
Dan cintamu kepadaku dan keluarga kecil kita
Aku mencintaimu, istriku

Wednesday, December 5, 2018

Kumpulan Puisi Cinta Islami Romantis untuk Calon Istri


Cinta adalah anugerah dan nikmat dari Allah kepada setiap insan di dunia ini. Jatuh cinta dengan segala keindahannya membawa kita pada kekhusyukan memuji kebeasaran Allah. Rasa rindu yang hadir menyelinap batin saat sedang sepi. Perasaan tidak menentu terhadap sosok dambaan hati menjadi bumbu cinta dalam hidup ini.

Di bawah ini merupakan kumpulan puisi cinta Islami romantis untuk calon istri sebagai ekspresi atas perasaan yang tidak menentu tentang cinta.

Baca Juga: Kumpulan Puisi Cinta Sejati Paling Romantis



Atas Nama Allah, Aku Mencintaimu

Bismilahirrahmaannirraahiim
Dengan menyebut nama Alah yang Maha Rahman dan Rahim
Aku telah jatuh cinta kepadamu
wahai adindaku,

Cinta yang kau berikan sebagaimana
Rasulullah mencintai Khadijah

Esok pagi, kita akan bertemu
dalam suasana yang sangat aku rindukan
bersanding denganmu di pelaminan

Seluruh panca indraku telah mengakui dirimu
sebagai satu-satunya yang menarik hatiku
Semoga Allah selalu menuntun jalan kita, wahai calon istriku

Selepas Ramadhan, aku akan menikah denganmu

Bulan ramadhan telah tiba, kekasih
ia adalah bulan pembakaran
pembakaran dosa-dosa
pembakaran semua nafsu angkara

Selepas ramadhan
aku akan segera menikah denganmu, calon istriku
marilah jalin cinta dalam naungan Cinta Allah Azza Wa Jalla
semoga jalan yang hendak kita lalui bersama
adalah jalan lurus...


Inshaa Allah Kau Akan Jadi Milikku

Terkenang-kenang aku dengan seraut wajahmu
yang bersinar-sinar dibalut hijab putih
berjalan bersama-sama di antara mereka
hanya engkau yang tampak menarik hatiku

Allah telah menggerakkan hatiku
untuk terpaut hanya kepadamu
adindaku

Hingga akhirnya aku berkelahi dengan waktu
aku harus segera memutuskan ikhtiarku
untuk menjadikanmu ratu di hatiku
dan dalam rumah tanggaku

Inshaa Allah
tak lama lagi
kita bersanding dalam pelaminan
yang mudah-mudahan diridhai Allah, Amin


Baca Juga: Kumpulan Puisi Cinta Romantis untuk Pacar Tersayang


Rindu bersanding denganmu

Kekasih, sejujurnya hati ini telah cukup lama
memendam kerinduan
kepadamu


setelah perjumpaan kita yang sangat singkat
kuberserah diri kepada Allah
memohon doa dan pertolongan

Engkaulah kekasih, jawaban dari semua doa yang kupanjatkan
tiap sepertiga malam

Kau hadir bagaikan hujan rintik-rintik
yang dikirim Allah dari langit

hatiku yang kering kerontang
laksana kaktus di padang pasir
seketika berubah mendingin dan mencair
setelah kehadiranmu

Tak sabar menantimu di pelaminan
semoga cinta kasih kita mendapat ridha dari ALlah azza wa jalla

Tuesday, December 4, 2018

Kumpulan Puisi Cinta Sejati Paling Romantis

Jika tiada cinta, tiada pula kata-kata indah tercipta. Jika tiada cinta, tiada pula puisi-puis romantis terlahir. Cinta adalah sumber keindahan hidup ini. Membuat hati berbunga-bunga, hingga terkadang membuat mabuk kepayang. Itulah cinta.

Berdasarkan keinginan untuk mengabadikan keindahan cinta, aku menulis kata-kata di bawah ini. Kata-kata yang menjelma menjadi puisi cinta sejati paling romantis.



Rasa Cinta Kepadamu, adalah Cinta Sejati

Bertahun-tahun sudah aku dilanda rindu
Yang makin mengelayutiku
Rasanya hari demi hari hanya terisi dengan bayang wajahmu

Baca Juga: Kumpulan Puisi Cinta Romantis untuk Pacar Tersayang


Kekasih

Perpisahan yang terpaksa terjadi
Mungkin telah merentangkan jarak di antara kita berdua
Namun tidak dengan hatiku

Aku merasa hanya engkaulah cinta sejatiku

Aku tak mampu mengusir bayang bayangmu
Dari pelupuk mataku
Kau terus saja hadir dalam mimpiku
Bahkan dalam keadaan sadarku

Aku tak tahu lagi bagaimana
Cara menghindar dari dirimu, kekasih

Rasa ini begitu dalam kepadamu
Hati ini sudah telanjur terpaut kepadamu
Hingga tak ada lagi ruang yang tersisa untuk orang lain
Bahkan meskipun kini kau telah berdua bersamanya
Rasa cinta ini, akan abadi sepanjang masa


Cinta Sejati tak Pernah Mati

Di pelaminan ini, aku duduk bersanding dengannya
Sosok yang sebenarnya sudah kukenal sekian lama
Ia berada di sisiku karena menjadi pilihan orang tuaku

Namun, kekasih
Sesungguhnya hanya engkaulah cinta sejatiku
Kau pasti tahu itu

Kupaksakan diri untuk tersenyum di depan tamu undangan
Hanya untuk menyenangkan hati kedua orang tua
Engkau pasti juga tahu itu

Pernikahan hari ini membuktikan
bahwa kita tak bisa menolak kuasa takdir
Yang terkadang tidak berpihak kepada kita
Takdir jugalah yang menentukan jodoh manusia

Meski kita pernah bersama-sama melewati hari berganti
Dengan segala suka duka
Dengan segala derai tawa
Bahkan tetesan air mati
Kemudian berharap semua itu akan membuat takdir berkenan menjodohkan kita

Baca Juga: Puisi Cinta Galau Karena Patah Hati

Nyatanya, impian kita kandas
Kita hanyalah manusia yang lemah tak berdaya
Di hadapan kuasa takdir yang perkasa

Kita dipaksa memilih jalan masing-masing
Tanpa bisa bersanding

Kekasih, dari lubuk hatiku terdalam
Kau adalah cinta sejatiku
Meskipun ada dia di sisiku

Hanya Kau Cinta sejatiku, Sayangku

Sayangku,
Saat hari terus beraganti
Dan roda waktu terus berjalan
Hanya engkaulah cinta sejatiku
Hari ini atau selamanya

Ikrar cinta yang telah kita bina di hadapan para saksi
Adalah bukti akan hal itu

Apa yang telah kita alami hingga kini
Telah menjadi bukti
Kesungguhan cinta kita

Nanti, ketika tiba saatnya dari rahimmu lahir
Putra putri tercinta kita
Mereka akan makin mempererat jalinan cinta kita
Sehingga mengekalkan cinta di antara kita
Selama-lamanya

Thursday, November 29, 2018

Kumpulan Puisi Cinta Romantis untuk Pacar Tersayang

Di bawah ini merupakan rangkaian kata-kata romantis berupa puisi bertema cinta tentang sepasang insan di dunia ini. Silakan dibaca dengan perlahan-lahan dan diresapi.


Arti Kehadiranmu, Oh Kekasih...

Wajahku mendadak berubah cerah
setelah sebelumnya mendung

Mataku berbinar-binar ceria
menyiratkan harapan yang kembali muncul
setelah sebelumnya hilang entah kemana


Kehadiranmu di sisiku
telah mengubah segalanya
dalam kehidupanku

Semangatku yang pernah hilang diterpa angin kegalauan
kembali pulih

Rasa percaya diriku
yang sebelumnya hampir tidak ada
sekarang timbul kembali

Kekasihku,
Kau seumpama sinar mentari
yang tak lelah memberi nyala kehidupan baru
bagiku

yang pernah terbenam
dan terpendam dalam lautan permasalahan
dan keputusasaan

Satu persatu, persoalan hidup yang aku alami
terurai dengan sendirinya

Karena kau selalu hadir memberiku semangat

Kehadiranmu
sangat berharga bagiku
kekasihku

Aku percaya dengan cinta dan sayangmu kepadaku
akan selalu menemaniku berjalan di panggung dunia ini


Hatiku hanya Untukmu

Ini tentang hati yang telanjur mencintaimu
Tentang hati yang telah terpanah asmara
hanya kepadamu
sayangku

Sejak aku memilikimu
dan kau memilikiku
hari demi hari berlalu begitu indah
saat aku melewatinya bersamamu

Saat malam tiba, aku terus terlena dalam


bayang-bayang keindahan senyummu
yang selalu terlihat di mataku

Kekasih, rasanya aku tak mungkin lagi
mampu berpaling darimu

Hatiku telah ditakdirkan
hanya untuk mencintaimu

berbekal rasa cinta dan sayangku
aku ingin meminangmu
untuk menjadi pendamping hidupku
selama-lamanya


Aku Takut Kehilanganmu, Sayangku
Telah cukup jauh perjalanan yang kita tempuh,
berdua

selama itu kita telah
melewati berbagai rintangan dan hambatan
yang kadang melelahkan 
pikiran kita
dan pernah menggoyahkan
hubungan kita berdua

Namun ,semua itu telah kita lalui

Kekasih,
sungguh aku merasa takut kehilanganmu
aku takut kehilangan sosok seperti dirimu

keberadaanmu sangat berharga bagiku
dalam melewati gelombang dunia ini

Aku takut berpisah denganmu

Kegelisahan itu terkadang muncul
menghantui pikiranku

Namun aku percaya dengan komitmen cinta
kita

Kita akan memperindah hubungan ini
dengan pernikahan suci
yang tak lama lagi akan segera terjadi

Agar aku bisa memilikimu seutuhnya
seutuhnya


Setangkai Mawar Asmara Hanya Untukmu

Setangkai mawar ini
kupersembahkan kepadamu
wahai sayangku

Itu bukan bukti cintaku kepadamu
melainkan hanya merupakan perlambang
bahwa aku mencintaimu

Rasa cintaku kepadamu
tidak sebatas
berupa setangkai mawar semata

Rasa cintaku padamu aku buktikan
dengan pengorbanan dan kesetiaan yang telah
aku lakukan selama ini

Rasa cintaku padamu aku buktikan
dengan kesungguhanku untuk mengajakmu
naik ke pelaminan

Itulah bukti cintaku kepadamu



 Inginku Membangun Mahligai Cinta Bersamamu

Perjumpaan kita yang sesaat
Atas kehendak takdir
Telah membuat kita saling merindu

Ikrar kita
Aku hanya jatuh cinta kepadamu
Hatimu hanyalah untukku

Kekasih, rindu dendam dan
Perasaan cinta yang begitu dalam ini
Harus diabadikan dalam bingkai yang diridhai Tuhan

Mari kita mendirikan bangunan cinta
Yang kekal abadi
Di mana di dalamnya merupakan
Perwujudan rindu dendam kita
Dan cinta terdalam antara dirimu dan diriku

Di sanalah nanti kita akan menanam pohon kasih sayang
Yang akan tumbuh terus menerus
Menaungi kita berdua

Hiasilah setiap waktu dengan puja dan puji kepada Tuhan yang Maha Esa
Karena Dia tempat menyandarkan diri

Kekasih, marilah kita bangun mahligai cinta
Melalui ikatan suci
Pernikahan
Agar cinta kita abadi

Kepadamu Dambaan Hatiku

Bunga-bunga di taman kian bermekaran
Kupu-kupu yang berwarna-warni
beterbangan riang di atasnya

Begitulah suasana hatiku
Malam ini, kekasih

Kala kuterkenang dengan sosok dirimu
Seseorang dengan sejuta keindahan
Yang terekam begitu saja oleh panca inderaku

Dinding tembok kamarku
dengan kegelapan malam yang pekat
menyelimuti alam

Tak mampu menghalangi anganku
Terbang jauh
Menjumpai bayang-bayangmu
Nan jauh di sana
Kekasih

Dalam keheningan malam ini
Garis wajahmu tergambar jelas
Senyuman dari bibirmu
Membuatku semakin jauh terbang melayang
Kemudian menghempaskan diriku
Ke samudera asmara
Di sanalah aku semakin tenggelam
Ke dalam rasa cinta kepadamu yang begitu agung

Kepadamu dambaan hatiku
Cintaku kepadamu tak terhingga

Hanya mampu mencintaimu lewat kata-kata

Adik,
kau adalah malam
Aku adalah siang
Kita tidak akan pernah bisa bersama-sama
Hatimu telah dimiliki oleh seseorang
Dan itu bukanlah aku

Itu adalah kenyataan pahit
Yang kuharap hanya mimpi belaka

Aku hanya mampu mencintaimu
Lewat kata-kata yang kukirim melalui
status

Aku pun sadar
Engkau tak mungkin menyadari
Bahwa setiap statusku
Adalah tentangmu, Adik
Melalui handphonemu
Engkau mungkin membaca tulisan-tulisanku



Tapi engkau mungkin tak tahu
Bahwa semua itu adalah tentang
Kekagumanku kepadamu
Tentang rasa rinduku kepadamu
Tentang rasa cintaku kepadamu
Dan tentang
Rasa ingin memilikimu

Sayang, seketika semua rasa itu menjalar hebat
Aku harus buru-buru memadamkannya

Itulah yang aku lakukan setiap hari
Dan aku tak lelah terus mencintaimu
Meski hanya lewat kata-kata

Cinta ini hanya untukmu

Laju bus malam ini begitu lama kurasakan
Aku tak sabar untuk segera menjumpaimu
Dambaan hatiku

Sudah terlalu lama
Kita dipisahkan jarak dan waktu

Hari ini aku pulang dengan cinta yang semakin dalam
Namun dengan rasa ragu yang menghantuiku

Mungkinkah perasaanmu
Masih sama denganku, sayangku ?

Perasaanku tidak karuan
Kala kumendengar bahwa engkau
Telah mengkhianatiku
Kau hendak menjalin cinta dengan dia

Sebelumnya,
Kau mendapati kabar bahwa akulah
Yang mengkhianatimu lebih dulu

Kini, aku pulang untuk memastikan semuanya
Bahwa aku tidak pernah mengkhianatimu

Engkau harus tahu

Bahwa cintaku hanya untukmu

Wednesday, November 28, 2018

Puisi Cinta Galau Karena Patah Hati

Jika hati dirundung sepi karena dia telah berpaling ke lain hati, akan kau apakan hatimu sekarang, kawan?

Kau siksa dia dengan tangis demi tangis penyesalan atas kepergiannya ataukah dengan tegar kau hadapi masa depanmu.

Tidak mengapa jika kau hendak menulis puisi, setidaknya kau bisa mengusir kenangan-kenangan kelam bersamany, untuk kau jadikan hikmah bagi kehidupanmu kelak.

Inilah puisi-puisi sebagai penanda bahwa rasa cinta dan kasih sayang yang kau persembahkan untuk kekasihmu hanya dianggap senyap.



Terpesona Sepasang Mata Indahmu

Di atas roda dua sepeda motor tua
yang sedang melaju pelan ini

Aku hanya bisa senyum-senyum sendiri
Sambil sesekali menggeleng-gelengkan kepala
Ku Terbayang-bayang denganmu
Ku terkenang-kenang dengan pesonamu
Wahai, dambaan hatiku

Aku terpesona dengan sepasang bening bola matamu
Yang kupandang pada perjumpaan pertama kita, kemarin

Menatap bening bola matamu
Membuatku merasakan kesejukan yang tak terperi
bagai tetes-tetes hujan
Yang membasahi hatiku yang gersang
Laksana gurun pasir

Aku jatuh cinta kepadamu

Katamu dulu
Aku telah membuatmu jatuh cinta
Dan tak mungkin berpaling dariku

Katamu dulu
Aku adalah anugerah
Terbesar dalam hidupmu

Katamu dulu
Hatimu tercipta hanya
Untuk diriku

Sayang, Itu dulu
Sekarang,
Setelah sekian waktu berlalu
Setelah kau mengenal sahabatku

Semua kata manis yang dulu kau katakan kepadaku
Begitu saja kau katakan kepadanya

Bagimu, dia telah membuatmu jatuh cinta
Bagimu, dia adalah anugerah terbesar dalam hidupmu
Bagimu, hatimu diciptakan hanya untuknya

Kau, seorang dengan mulut manis
Yang pernah melelehkan hatiku
Ternyata tak lebih
Dari ular berbisa
Memangsa siapa saja yang terlena

Senja di Bukit Cinta

Di bukit ini
kita pernah menghabiskan senja bersama
Menjadi saksi serombongan burung-burung
beterbangan pulang ke sarang mereka

Saat itu, senja merah tampak begitu indah
Di antaranya tampak awan berarak
Yang tiba-tiba menyerupai bentuk hati

Sambil berpandang-pandangan
Kita menamai bukit ini dengan bukit cinta


..............................
Hari ini, semua kenangan  indah bersamamu di bukit cinta kita ini
Telah musnah
Hilang bagai awan berbentuk hati
yang kemudian memudar terbawa angin


Kekasih, kelak jika kau sempat kemari
Bersama pasangan hidupmu
Atau putra-putrimu

Tabahkanlah hatimu
Jangan sampai raut wajahmu
Menggoreskan kesedihan sedikitpun

Cerialah, lupakan kenangan bersamaku
Anggap saja ia adalah robekan kertas dalam buku takdirmu
yang terbuang ke tempat sampah

Biarlah bukit cinta ini menjadi saksi
Kita pernah mencoba merangkai janji
Berharap sehidup semati
Namun kandas karena adat dan tradisi




Saat Gelap Merayap
Dalam kesunyian malam yang dingin ini
Aku duduk, termenung sendiri
Dalam kamar

Kuletakkan pesawat handphoneku
Di atas meja
Perlahan-lahan

Baru saja, kupandangi gambar wajahmu yang berhiaskan senyum manismu

Senyuman yang dahulu pernah menggetarkan seluruh sukmaku
Hingga merelakan seluruh hatiku kepadamu
Hingga aku tak mampu lagi berpaling darimu

Saat itu semua begitu indah
Kekasih

Sampai kemudian takdir memisahkan kita
Kau berpaling begitu saja
Tanpa kata-kata tanpa
isyarat apapun

Kejamnya dirimu
Membiarkan aku sendiri
Yang kini hanya bisa memeluk sunyi
Tanpa kehadiranmu lagi

Tuesday, November 27, 2018

Kumpulan Puisi Tentang Hujan, Sangat Romantis

Desember telah tiba, membawa butir-butir hujan dan meniupkan hawa dingin. Apakah yang kau ingat tentang hujan, kekasih?

Kau pasti ingat, ketika itu langit begitu pekat, lalu hujan pun turun. Kau berlari-lari kecil seakan ingin menyelinap di antara tetes air hujan. Aku datang memayungimu dengan plastik, sepertinya bekas pembungkus buku.

Tuliskan kisahmu tentang hujan melalui puisi-puisi terindah, agar hidup ini tak berlalu tanpa karya sastra.

Puisi di bawah ini merupakan kumpulan puisi tentang hujan yang sangat romantis.




Hujan ataukah Air Matamu ?

Hujan ataukah air matamu
Yang begitu deras membasahi
Pipimu

Saat kuusap lembut
Pipimu
Aku tak bisa membedakan
Hujan ataukah air matamu
Yang tanpa henti membasahi pipimu

Jika itu air matamu
Apa gerangan yang mendorongnya jatuh
Membasahi pipimu ?

Genangan Air Hujan

Sisa-sisa hujan yang baru saja turun
Masih tampak jelas
Di jalan beraspal
Ada air hujan yang menggenang

Genangan itu berkali-kali
Terbelah setelah diterjang
Roda kendaraan
Mobil atau motor

Seperti itukah kenangan ?
Tiba-tiba datang dari awan kehampaan
Lalu jatuh menimpa
Hati yang resah

Kenangan itu juga pecah
Disibakkan oleh kenyataan
Yang terkadang mengusik kenangan

Sayang, biarkanlah biarkanlah sesekali kenangan datang
Lewat genangan air hujan
Yang kau terjang
Melalui roda sepeda motormu


Rintik Hujan Itu Serupa Rindu

Rintik air hujan
Yang jatuh bertubi tubi
Telah meninggalkan lubang
Kecil pada tanah lempung

Sehabis kemarau panjang
Meniupkan aroma tanah
Ke dalam rongga-rongga
hidung

Serupa itulah hatiku
Yang dihujani rindu
Kepadamu kekasihku
Terasa menyiksa

Namun terasa nikmat
Saat kuhirup
Aroma kerinduanku

Padamu