Jumat, 28 Desember 2018

10 Puisi Pendek tentang Alam Desa untuk Anak SD, SMP, dan SMA

Alam desa begitu indah. Di sanalah kita bisa hidup dengan berbagai kesederhanaan dan kepraktisan hidup. Desa menyediakan segala kebutuhan untuk hidup ini. Jika ingin makan, tinggal menanam padi. Ingin lauk pauk, tinggal membuat kolam ikan. Ingin sayuran segar, tanamlah sayuran di pekarangan atau di kebunmu.

Sayangnya, pelan tapi pasti kehidupan alam desa yang sederhana dan praktis akan tergeser oleh gaya hidup modern orang-orang kota. Sawah ladang yang terbentang luas entah sampai kapan tetap berada di desa. Industri-industri modern siap menancapkan kaki-kaki tajamnya ke segala penjuru tanah air termasuk di desa.

Relakah kita menyaksikan hilir mudik alat berat di desa kita menghancurkan persawahan dan menggantinya dengan bangunan pabrik?

Lalu di mana lagi kita bisa merasakan kedamaian kehidupan, bersatu dengan alam yang indah kalau bukan di desa.

Naaah, agar kita semakin mencintai desa, saya telah menulis puisi-puisi indah tentang desa untuk anak SD, SMP, dan SMA




Langit Biru di Atas Desaku

Sore hari ini begitu cerah
dari teras depan rumah
aku memandang jauh ke angkasa

kulihat langit berwarna biru
bertaburkan awan putih
yang berarak
bergerak tanpa henti

langit biru di atas desaku
membawaku merenung
mensyukuri keindahan alam
ciptaan Tuhan
yang begitu sempurna



Hutan di Kampungku

Kampungku
terletak di lereng pegunungan
dikelilingi oleh hutan
dengan aneka ragam pohon besar
dan juga tanaman lain

Melalui jalan beraspal
Aku sering melewati hutan
jika pergi ke kota
atau pergi ke kampung lain

Hutan desaku selalu dijaga petugas dan warga
tidak sembarang orang boleh menebang pohon

Hutan menjaga kelestarian alam
melindungi desa dari banjir
dan menjaga sumber mata air


Sawah hijau di Desaku

Desaku desa pertanian
Sebagian besar penduduknya
bekerja sebagai petani

setiap pagi
mereka berangkat
mengolah sawah

Menjaga hijau hamparan padi
dari hama dan gulma

Hijau hamparan padi
menggembirakan para petani
menandakan sehatnya
tanaman padi


Udara Segar di Kampungku

Kubuka jendela kamarku
kuhirup segar udara pagi
sambil memejamkan mataku
kusyukuri nikmat hidup ini
hidup di desa yang belum terpapar polusi
dari cerobong pabrik
atau bising lalu lintas kendaraan

sambil menatap sang surya di ufuk timur
yang masih malu-malu menampakkan diri
Kuhirup lagi segarnya udara pagi ini

"Terima kasih Tuhan
atas nikmat kehidupan ini


Alam Desa yang Permai

Hamparan sawah berwarna hijau
bagai permadani yang dihamparkan para petani

Sepasang mata manusia
akan merasakan kebahagiaan kala memandang
persawahan itu

Itulah alam desa yang permai
di mana padi tumbuh subur
pepohonan bebas tumbuh
meninggi
dan membesar

Permai alam desa
merupakan karunia Tuhan
yang wajib dijaga penduduk desa
demi kedamaian dan kenyamanan hidup
kita semua


Indah Suara Burung Bersahutan

Suara burung bersahut-sahutan
dari pohon mangga rindang
di depan rumah

Sungguh hati merasa bahagia
seolah-olah diajak berbicara oleh kawanan burung prenjak

Mereka begitu riang bercuit bersahut-sahutan
Memuat manusia yang mendengarnya juga turut gembira

Burung-burung yang bertengger di ranting
dan dahan pepohonan
begitu indah didengarkan telinga manusia

Seolah mengingatkan manusia
bahwa semua makhluk sedang berbahagia
dan sang burung adalah juru bicaranya


Senja yang Indah di Desaku


Senja mungkin telah tiba
kami masih bermain sepak bola
di lapangan berumput di belakang sekolah

Sesekali aku memandang langit senja

Begitu indahnya begitu mempesona
hati dan perasaanku

Senja yang indah
telah tiba
menandakan kami harus
bergegas pulang
ke rumah masing-masing

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon