Senin, 04 Mei 2020

10 Kumpulan Puisi Ramadan untuk Anak SD

Assalamualaikum adik-adik, bagaimana kabar kalian hari ini? Semoga baik ya. Bagaimana puasa kalian? Saya berharap semoga tetap lancar dan mendapat berkah dari Allah.

Pada kesempatan kali ini, Bapak hendak memberikan contoh puisi yang bertema bulan Ramadan. Mudah-mudahan bisa bermanfaat bagi kalian, terutama yang mendapat tugas dari para guru. Puisinya singkat dan sederhana, sehingga bisa dihafalkan dengan mudah. Akan tetapi, sebelum Bapak lanjutkan menulis puisi, perlu kalian ketahui bahwa penulisan kata yang benar adalah "Ramadan", bukan "Ramadhan". Mungkin agak janggal karena belum terbiasa. 



Ramadan Telah Tiba

Bulan Ramadan telah tiba
menyapa 
lalu mengajak kita
berpuasa

Menunda makan
menunda minum 
sejak Subuh
hingga Maghrib berkumandang 


Beratnya Puasa Bulan Ramadan

Assalamualaikum kawan,
Pada Ramadan ini
apakah kau berpuasa jua sepertiku?

Dahulu,
tiap pagi 
aku sarapan dan minum susu
tiap hari jajan di kantin

Kini, harus melupakan semua itu

Awalnya terasa berat
lama lama terbiasa
Asal tekad selalu di dada


Susah Bangun Kala Sahur

Pagi buta
Azan belum berkumandang
Susah payah aku aku harus bangun
melangkahkan kaki ke meja makan

Selama 30 hari
bersama ayah dan ibu
aku sahur tiap pagi
sebagai syarat dan bekal berpuasa


Tarawih Berjamaah di Rumah

Sedih rasanya
Ramadan tiba
Virus Corona masih merajalela
membuat kita semua harus waspada

Tarawih tak lagi di masjid
atau di mushola-mushola

Hanya boleh berjamaah di rumah masing-masing
bersama keluarga tercinta


Ramadan Bulan Penuh Ampunan

Telah tiba sebuah bulan yang istimewa
bertaburkan rahmat dari Tuhan yang Mahakuasa
setan dibelenggu
kebaikan dilipatgandakan

Wahai kawan, raihlah kebahagiaan
dengan berpuasa dan beribadah di bulan Ramadan
bulan yang penuh ampunan.


Tadarus Bersama Ayah Ibu

Berbeda dengan Ramadan sebelumnya
Ibadah di bulan ini
disarankan dirumah saja

Selesai Salat berjamaah
aku tadarus bersama ayah ibu
di rumah saja


Rajin Bersedekah di Bulan Ramadan

Ayah Ibu selalu mengajariku
jangan lupa bersedekah
walau hanya dengan jumlah yang kecil
walau hanya dengan perbuatan kecil

Pada bulan Ramadan
Ayah membuatkanku kotak amal
untuk kami isi
dan kelak akan kami sedekahkan
saat Ramadan usai


Kemuliaan Lailatul Qadr

Selesai Salat Isya berjamaah
Ayah berkutbah sebentar
Jangan lupakan malam Lailatul Qadr
Malam istimewa 
dengan kemuliaan bagai seribu bulan

Lakukan ibadah dengan ikhlas
rajinlah beramal 
dan berpasrah diri
semoga kita mendapat kemuliaan Lailatul Qadr


Nah, itulah puisi-puisi bulan Ramadan, kalian boleh menulis ulang di buku kalian jika senang, jangan lupa sertakan nama penulisnya yaa.

0 Comments

Posting Komentar